Batuk dan ingin konsumsi Herba HPA

Bp Toto Yth, setahun yang lalu saya sakit batuk yang menurut dokter, setelah di rontgen, paru-paru saya berkabut karena kena asap rokok, padahal saya tidak merokok (perokok pasif). Setelah diberi obat dan antibiotik untuk 10 hari, alhamdulillah sembuh.

Sekarang kambuh lagi, yang gejalanya bila mencium wangi-wangian/parfum batuknya makin menjadi, begitu pula jika kena angin/AC yang terlalu dingin, apalagi jika kena asap yang lain-lain terutama rokok. Apakah penyakit saya tersebut dapat menulari keluarga? Dapatkah penyakit saya dapat disembuhkan dengan HPA?

Demikian pertanyaan saya, atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Salam,

Didik Rusdaryanto

Jawaban
Saudara Didik Yth,

Penyebab batuk terbagi menjadi dua, yaitu sebagai refleks atas pertahanan tubuh, dan gejala sesuatu atau beberapa penyakit yang bersarang di dalam tubuh. Yang bisa menyebabkan batuk adalah seluruh penyakit yang berkaitan dengan saluran pernafasan dan paru seperti TBC, pneumonia, kanker, sinusitis dan lain-lain. Penyakit dari organ lain yang bisa mempengaruhi saluran pernafasan dan paru seperti ginjal, sirosis hati, serta gangguan gastritis juga bisa menjadi penyebab batuk.

Sebagai refleks atau pertahanan tubuh, batuk dapat disebabkan oleh karena tersedak makanan atau cairan, iritasi asap, asap rokok, asap kendaraan bermotor, debu jalan, debu rumah, hingga asap pembakaran. Zat kimia kimia pengharum ruangan, insektisida, bahan cat, atau bahan kimia lain juga bisa menyebabkan batuk. Ditambah lagi suhu dingin, minuman dingin, suhu panas, udara panas, semua juga bisa menjadi penyebab.

Sebagai mekanisme pertahanan tubuh, batuk sebenarnya bermanfaat bagi tubuh. Lendir yang dikeluarkan saat batuk bermanfaat untuk membersihkan saluran pernafasan dari udara kotor dan beracun, mengeluarkan dahak yang menumpuk, melegakan nafas, serta mengeluarkan makan dan minuman atau benda-benda yang mengganggu saluran pernafasan.

Batuk yang tidak disertai dahak itulah yang disebut sebagai batuk kering. Iritasi di saluran nafas bagian atas bisa pula menyebabkan batuk jenis ini. Tercium asap rokok, asap kendaraan, asap makanan, tersedak makanan atau minuman, hingga debu di jalan bisa memicu batuk seketika. Dengan menghindari pemicu batuk, istirahat cukup dan minum obat yang bisa dibeli di warung-warung secara bebas, batuk semacam ini semestinya sudah sembuh dalam waktu tiga hari.

Namun, batuk kering bisa juga disebabkan oleh iritasi atau rangsangan di bagian dada, rongga dada, di dinding dada, selaput paru hingga patah tulang iga. Batuk yang dipicu oleh hal-hal tersebut bisa dipastikan tidak mengeluarkan dahak. Sikap waspada perlu dijaga terutama bila batuk berlangsung terus menerus dalam waktu lama. Sebab, bila penyebab utama batuk tidak segera diketahui dan dikendalikan, gangguan yang lebih serius bisa saja merajalela.

Berbagai penyakit mulai dari radang tenggorokan atau parangitis, gangguan liver hingga gangguan jantung juga bisa menimbulkan batuk kering atau tanpa dahak. Demikian pula radang selaput paru (pleura), atau bila di antara selaput paru itu terdapat cairan yang dulu lebih dikenal dengan penyakit paru-paru basah. Bahkan, bagi para penderita TBC, jika mereka batuk, pun tidak mengeluarkan dahak.

Berikut ini berbagai penyakit yang bisa menimbulkan batuk kering:

1. Penyakit yang berkaitan dengan saluran nafas dan paru seperti: asma, penyakit paru obstruksi kronis (PPOK), pneumonia, Tb paru, HIV pada paru, pneumonia pada narkoba, kanker paru, efusi pleura dan sinusitis.

2. Penyakit yang berkaitan dengan organ lain seperti: gagal ginjal kronik, gagal jantung kronik, sirosis hati dan tukak lambung.

Batuk kering perlu dicermati lagi bila ternyata penyebabnya adalah adanya cairan di antara selaput paru yang dulu biasa disebut paru-paru basah. Karena, cairan tersebut bisa mengindikasikan bahwa sedang terjadi penyebaran penyakit kanker di paru-paru.

Anda bisa mencoba Malac, Morinda, Mengkudu dan Madu. Cara meminumnya, 2 x 2 untuk Malac, Morinda dan Mengkudu, diminum 30 menit sebelum makan. Sedangkan Madu, ambil 2 sendok makan madu lalu dicampur air di dalam botol air mineral 600ml mineral, dikocok hingga 300x. Anda bisa meminum Madu kapan saja. Bila habis, anda bisa membuatnya kembali.

Di samping itu, biasakanlah anda berolahraga ringan seperti jalan kaki atau joging karena sangat membantu sirkulasi darah yang menuju paru-paru. Serta melakukan latihan pernafasan dengan cara menghirup nafas dalam-dalam sambil melepaskannya pelan-pelan melalui hidung perlu dilakukan guna mengisi penuh paru-paru dengan oksigen dan melatih kembang kempisnya paru-paru di dalam tubuh.

Yang paling penting pada keluarga anda adalah menjaga daya tahan tubuh mereka dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, berolahraga dengan teratur. Serta cukup istirahat. Insya Allah, jika ketiga hal tersebut dilakukan maka kemungkinan untuk tertular sangat kecil sekali.