Sering keselo dan gampang sakit

Assalamualaikum.

Saya sering sekali keseleo dan tempatnya di sekitar kaki kanan saya yaitu di sekitar mata kaki luar, lutut, punggung kaki (sekitar pangkal jari). Saya selalu pakai sepatu/sandal yang tidak berhak tapi tetap saja sering keseleo. Saya coba praktekan duduk antara 2 sujud yang lama, lutut terasa “nikmat sakitnya”, tapi setelah lurus kembali benar-benar nyaman. Apa sebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Saya juga gampang sakit. Baru-baru ini saya kena typhus (tes widal 320) dan radang paru-paru. Dokter bilang sudah sembuh tapi paru-paru saya ada bakat untuk gampang alergi. Bagaimana mengatasinya? Terima kasih.

Wassalam,

Ciproet

Jawaban
Waalaikumsalam Wr. Wb.

Saudari Sri Yth,

Sering keseleo disebabkan oleh dislokasi otot yang ada di kaki kanan anda. Bila terasa sakit, maka otot tersebut sudah menyentuh jaringan saraf yang terbungkus dalam otot tersebut.

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengurutnya. Cobalah cari ahli urut di dekat rumah anda untuk mengobatinya. Untuk sementara waktu, mungkin anda bisa menggunakan Minyak But-But. Tuang minyak ini ke sendok makan lalu dipanasi dengan lilin atau korek api, kemudian diolesi di tempat yang keseleo. Bila anda ingin melakukan pengurutan sendiri, lakukanlah dari bawah menuju ke atas, hanya satu arah, beberapa kali. Jika terasa sakit kendurkan tekanan pada daerah yang sakit lalu urut bagian atasnya.

Pada dasarnya, jika seseorang mudah sakit berarti kekebalan tubuhnya sedang menurun. Yang dimaksud dengan kekebalan tubuh adalah sistem pertahanan tubuh kita untuk mencegah dan mengatasi masuknya kuman, virus, bakteri dan sebagainya masuk ke dalam tubuh kita. Jika sistem kekebalan tubuh kita bagus, maka tubuh berhasil menghalau penyakit untuk masuk ke dalam tubuh. Begitu pula sebaliknya, jika kekebalan tubuh melemah, maka mudahlah berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh.

Sistem kekebalan tubuh bisa menurun disebabkan di tubuh kita terlalu banyak racun di dalam darah. Racun tersebut bisa berasal dari makanan yang kurang sehat seperti makanan siap saji yang selalu menyertakan minuman bersoda pada setiap paket makanannya yang juga mengandung racun karena terdapat zat perasa dan pewarna di dalamnya.

Racun juga bisa masuk ke dalam tubuh dari polusi udara yang sering kita hirup sehari-hari, baik itu berasal dari asal knalpot kendaraan bermotor maupun asap rokok yang ada di sekeliling yang memaksa kita menyedot sekitar 4.000 jenis racun sekaligus.

Selain banyaknya racun, ketidakseimbangan angin dan suhu di dalam tubuh, juga ikut mempengaruhi penurunan sistem kekebalan tubuh. Ketidakseimbangan angin dan suhu bisa disebabkan karena pola hidup kita yang kurang sehat. Kebiasaan hidup dengan kipas angin, AC atau tidur di ubin, mandi malam dan sebagainya menjadi pemicu ketidakseimbangan tersebut. Ditambah kita malas berolahraga, maka fisik bisa menjadi lemah dan lemas, serta saluran darah menjadi kurang deras mengalirnya. Akibatnya, turunlah daya tahan tubuh kita. Bersama turunnya daya tahan tubuh, bersama itu pula berbagai penyakit yang telah lama mengintai tubuh kita segera masuk ke dalam.

Yang terakhir, banyak pikiranpun menyebabkan sistem daya tahan tubuh menjadi melemah. Banyak pikiran memaksa kerja hormon yang semula teratur dan harmonis menjadi tidak karuan, mengakibatkan perubahan pada pola hidup kita tanpa kita duga dan sadari.

Bagaimana cara mengatasinya? Rubahlah pola makan dan hidup anda. Makan yang sehat dan bergizi dapat membantu sistem kekabalan tubuh. Makanan yang sehat dan bergizi tidak perlu harus mahal, cukup yang memenuhi kebutuhan nutrisi bagi tubuh sehari-hari atau istilah lainnya adalah empat sehat lima sempurna.

Di samping itu, banyaklah berolahraga, lakukanlah olahraga secara rutin pada pagi hari selama 30 menit. Olahraga selain dapat melemaskan otot juga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar sehingga bisa mendorong berbagai sumbatan yang ada di dalam pembuluh darah. Serta, banyaklah minum air putih, minimal 8 gelas perhari.

Jika anda ingin mencoba herba, dapat mengonsumsi Habba Sauda dan Madu. Cara mengonsumsinya, 1 kapsul Habba Sauda pada pagi hari dan 2 kapsul pada malam hari menjelang tidur, diminum 30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah makan. Sementara untuk madu, 2 sendok makan madu dicampur dengan air hangat, diminum ketika bangun tidur pada pagi hari dan menjelang tidur malam.