Rubrik Konsultasi

Alergi dan Ketombe

Mas Totok Yth,

Saya punya anak saat ini berumur 12 tahun, tinggi 160 cm, berat 50 kg hingga saat ini anak saya mempunyai keluhan:

Alergi jika makan telor, dan jika makan telur akhirnya akan timbul gatal dan berakhir melenting (Jawa), di dalamnya bersi air, dan setelah sembuh menyisakan bintik hitam yang sukar sembuh. Herbal apa yang cocok ya Mas?
Berketombe, merata di sekujur kepala padahal setiap hari keramas namun tetap saja berketombe, sudah diupayakan sampo: Clear, Neriil, bahkan jeruk nipis, namun tetap tidak ada perubahan (ybs. berjilbab). Mohon solusi atas masalah yang kami hadapi Mas. Terima kasih.
Wassalam,
Djaka Suryadi

Jawaban
Saudara Djaka Yth,

1. Alergi adalah suatu penyakit yang manifestasinya bermacam-macam. Pada dasarnya manifestasi alergi disebabkan oleh adanya paparan terhadap alergen (bahan alergenik). Misalnya: Dihirup seperti serbuk tanaman (pollen), debu rumah, bulu binatang -kucing, anjing, burung; Dimakan: susu sapi, ikan, ayam, telur, kacang-kacangan, coklat, buah, obat; Kontak dengan tubuh seperti memakai kosmetik, bahan kimia yang alergenik dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mengatasi alergi adalah dengan menghindari penyebab alergi tersebut, bila anak anda alergi setelah makan telur, sebaiknya jangan diberi telur tapi diberi lauk yang lain yang tidak menimbulkan alergi. Bintil-bintil berisi cairan itu merupakan penolakan tubuh terhadap zat-zat yang terkandung di dalam telur. Anak anda bisa mencoba menggunakan Bedak Tompok Hitam produk HPA.

2. Ketombe, sebenarnya disebabkan oleh jamur yang disebut Mallassezia. Jamur ini dapat menyebabkan kulit kepala yang semula berminyak menjadi kering, lalu menjadikan kulit kepala menjadi sel kulit tua yang menyebabkan gatal, lalu rontok menjadi serpihan-serpihan kecil yang kita sebut ketombe.

Malassezia sendiri adalah genus jamur lipophilic yang merupakan bagian dari flora normal kulit kepala manusia. M. restricta dan M. globosa memakan protein dari folikel rambut. Penyerapan sebagian protein yang tinggal di kulit menyebabkan iritasi di kulit kepala yang menyebabkan terjadinya ketombe, rasa gatal yang hebat, kemerahan dan iritasi.

Saya kira tidak ada salahnya jika anak anda berkeramas dengan menggunakan Tea Tree Oil. Minyak ini selain bisa menghilangkan gatal-gatal pada rambut juga membersihkan ketombe pada kulit kepala. Cara memakainya, setelah rambut dibasuh, olesi rambut anak anda dengan minyak ini hingga merata, diamkan hingga 3-5 menit, lalu bilaslah hingga bersih. Kedua herba tersebut, Bedak Tompok Hitam dan Tea Tree Oil tersedia di stockist hpa.

Iklan
Rubrik Konsultasi

Alergi Udara dingin

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Bapak Toto Buntoro,

Salam kenal dari saya. Saya adalah salah satu warga Bandung tinggal di Lembang dan sekarang bekerja di salah satu PTN di Bandung. Sebelumnya saya tinggal di daerah yang panas. Entah kenapa 3 minggu belakangan ini apabila malam hari tangan dan kaki saya terkena gatal-gatal (bentol-bentol) besar atau kata orang Sunda mah gali gata.

Yang ingin saya tanyakan kepada bapak:

1. Apakah saya kena penyakit alergi udara dingin, karena kalau siang hari tidak?

2. Kalau bangun tidur di pagi saya selalu bersin-bersin dan hidung meler itu sampai ke kamar mandi, apa itu juga karena alergi?

3. Obat apa kira-kira yang cocok untuk penyakit yang demikian, dan bisa didapatkan di mana?

Terima kasih atas bantuan bapak, saya tunggu jawaban dari bapak?

Wassalam,

Supri

Jawaban

Waalaikumsalam wr. wb.

Saudara Supri Yth.,

1. Ya, anda memang rentan terhadap udara dingin. Gatal-gatal yang anda alami merupakan bentuk manifestasi dari alergi tersebut yang sering disebut dengan istilah kaligata.

Kaligata adalah salah satu gejala alergi. Dengan ciri khas berbentuk bentolan-bentolan merah di sekujur tubuh. Rasanya dari gatal hingga sangat gatal sekali.

Salah satu penyebab kaligata adalah perubahan cuaca. Perubahan cuaca ternyata sangat berpengaruh bagi penderita kaligata. Kulit yang berfungsi sebagai pengatur suhu membuat tubuh tetap stabil kendati terjadi perubahan suhu di lingkungannya. Hal ini dapat terjadi karena penyesuaian antara suhu yang hilang dan suhu yang dihasilkan diatur oleh pusat pengendali suhu, yakni kulit.

Jika kulit tidak merespon perubahan suhu tersebut berarti telah terjadi disfungsi pada ujung saraf yang berfungsi membantu mengatur suhu. Hal ini kemudian menyebabkan terjadinya reaksi (penyimpangan) dari tubuh seseorang terhadap lingkungan berkaitan dengan peningkatan kadar imunoglobulin (Ig) E. Misalnya bentol-bentol kaligata atau bersin-bersin setelah membersihkan rumah yang berdebu atau kena tepung sari bunga.

Untuk mengatasinya memang harus dicari penyebabnya, apakah cuma karena perubahan cuaca atau ada hal lain? Namun, tidak ada salahnya jika anda menghindari makanan yang diperkirakan dapat memicu terjadinya gatal-gatal dan mengganti dengan pola makan yang sehat, serta banyak minum air putih.

2. Meler juga bisa disebabkan oleh udara dingin, namun bila di sekitar pipi dan dahi anda terasa panas setelah ingus anda meler, kemungkinan besar anda menderita trinitis atau sinusitis. Untuk mengetahui secara pasti, sebaiknya anda konsultasi ke dokter.

3. Anda bisa mencoba Coscinium Plus, Mengkudu dan Teh Herba. Cara mengonsumsinya, ambil 2 kapsul Coscinium Plus dan Mengkudu untuk pagi dan sore, diminum 30 menit sebelum makan. Bisa diminum bersamaan dengan Teh Herba, caranya ambil 1 uncang Teh Herba lalu seduh dicangkir, diamkan sebentar, lalu minum dalam kondisi hangat.